Ngawi, presstoday.id – Peresmian Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) disertai slametan berlangsung di Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jumat 29/5. Simbol kepedulian sosial untuk membantu warga memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.
Bantuan RTLH diberikan kepada Nuraini sebagai penerima manfaat. Prosesi peresmian ditandai pemotongan tumpeng sebagai simbol penyerahan bantuan sekaligus ungkapan syukur atas selesainya pembangunan rumah.
Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, menyebut bantuan RTLH simbol kepedulian bersama untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
“Program RTLH bukan sekadar pembangunan rumah, tetapi bentuk kepedulian dan kebersamaan untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak,” ujar Antok.

Kepala Desa Pengkol, Fuad Ari Sulistyo, mengapresiasi kekompakan warga yang ikut bergotong royong membantu penyelesaian rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Terima kasih atas geguyupan, gotong royong, serta kekompakan warga Desa Pengkol sehingga persoalan tempat tinggal bagi masyarakat membutuhkan dapat terselesaikan bersama,” kata Fuad.
Sinergi antara pemerintah, Baznas, dan warga diharapkan mampu menjaga semangat kebersamaan serta kepedulian sosial demi mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ngawi.
Rumini Astuti
Tim Redaksi