DKPP Ngawi Dorong Ubi Jalar Tembus Pasar Industri

Ngawi, presstoday.id — Ubi jalar Ngawi mulai diarahkan menembus pasar industri pangan. Upaya tersebut dibahas oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dalam Pertemuan Teknis Komoditas Ubi Jalar yang digelar di Aula Agro Techno Park (ATP Ngrambe) Ngawi, Kamis 1/10.

Kabid Tanaman Pangan DKPP Ngawi, Muh. Hasan Zunairi, mengatakan Ngawi memiliki potensi besar dalam pengembangan ubi jalar, terutama dari wilayah lereng Gunung Lawu.

“Ubi jalar Ngawi memiliki peluang pasar yang luas. Potensi produksi yang ada perlu diikuti dengan pengolahan agar nilai jualnya semakin tinggi,” ujar Hasan.

Sejumlah wilayah seperti Sine, Jogorogo, Ngrambe, dan Kendal selama ini menjadi sentra produksi ubi jalar.

Kondisi tersebut menjadi modal untuk mengembangkan komoditas lokal sekaligus memperluas pilihan pangan masyarakat.

Pertemuan teknis juga membahas peningkatan hasil melalui penggunaan benih unggul, budidaya yang lebih baik serta pengelolaan pascapanen.

Perhatian diarahkan agar hasil panen petani dapat memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas.

Menurut Hasan, pengolahan hasil menjadi salah satu langkah penting untuk membuka peluang pasar baru bagi petani.

“Harapannya hasil ubi jalar tidak berhenti sebagai umbi segar. Ada pengolahan lanjutan yang bisa menghasilkan produk dengan nilai ekonomi lebih tinggi,” katanya.

Pengembangan tersebut diharapkan mampu menciptakan rantai usaha dari lahan hingga produk olahan.

Ubi jalar pun berpeluang menjadi komoditas yang memberi tambahan pendapatan bagi petani sekaligus mendukung diversifikasi pangan di Ngawi.

Laporan : Chatur Maharani Putri
Editor : Tim Redaksi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*