Ngawi, presstoday.id — Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Yuwono Kartiko, ikuti kerja bakti membersihkan makam bersama warga Dusun Ingasrejo, Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Senin, 18/2. Kegiatan itu dilakukan menjelang bulan suci Ramadan.
Tradisi yang dikenal sebagai “gugur gunung” tersebut merupakan budaya gotong royong masyarakat Jawa untuk kepentingan bersama.
Menjelang Ramadan, kegiatan ini lazim dilakukan warga desa dengan membersihkan area pemakaman leluhur.
Warga tampak merapikan rumput dan semak, mengangkat sampah, serta membenahi bagian makam yang mengalami kerusakan ringan.
Kegiatan berlangsung sejak pagi dan diikuti berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat hingga pemuda setempat.

Yuwono Kartiko mengatakan tradisi bersih makam menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat desa.
Menurut dia, kegiatan itu bukan sekadar rutinitas tahunan.
“Tradisi ini bukan sekadar membersihkan makam, tetapi juga mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kepedulian antarwarga,” ujar Yuwono di sela kegiatan.
Ia menilai semangat gotong royong tetap terjaga di tengah perubahan sosial yang terjadi di masyarakat.
Menjelang Ramadan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum refleksi dan penguatan hubungan sosial antarwarga.
Tradisi bersih makam menjelang Ramadan berlangsung turun-temurun di sejumlah desa di Kabupaten Ngawi.
Selain menjaga kebersihan lingkungan pemakaman, kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus penghormatan kepada para leluhur.
Aris Toha M
Tim Redaksi