Ngawi, presstoday.id – Pemerintah Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, menggelar kegiatan Rembuk Stunting sebagai langkah percepat penurunan angka stunting di tingkat desa. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan Puskesmas, PKK, serta tokoh masyarakat setempat.
Rembuk tersebut menjadi forum untuk membahas hasil pemetaan kasus stunting, sekaligus merumuskan langkah strategis agar intervensi gizi dan kesehatan dapat berjalan tepat sasaran.
Kepala Desa Katikan, Wahyu Hidayat, menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayahnya.
“Rembuk ini bukan sekadar pertemuan, tetapi wadah untuk menyatukan langkah antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat agar anak-anak tumbuh sehat dan kuat,” ujar Wahyu, Jum’at 24/10.
Menurut Wahyu, penanganan stunting tidak cukup hanya dengan pemberian makanan tambahan, tetapi juga perlu memperhatikan pola asuh, sanitasi, serta perilaku hidup bersih di lingkungan keluarga.
“Kita perlu mengubah kebiasaan sejak dari rumah. Asupan gizi ibu hamil, kebersihan air, dan peran keluarga sangat menentukan tumbuh kembang anak,” lanjutnya.
foto: “Wahyu Hidayat menyampaikan pentingnya kolaborasi dalam menurunkan angka stunting,”
Dalam kegiatan tersebut, peserta bersama-sama menyusun Rencana Aksi Desa yang akan menjadi acuan program prioritas.
Beberapa di antaranya meliputi peningkatan pelayanan Posyandu, pemberian makanan tambahan bergizi, serta edukasi kesehatan bagi keluarga berisiko stunting.
Rembuk Stunting juga menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen lintas sektor di Desa Khatikan agar alokasi Dana Desa dapat diarahkan pada kegiatan yang mendukung percepatan penurunan stunting.
Wahyu berharap hasil rembuk ini dapat diimplementasikan secara konsisten agar angka stunting di wilayahnya terus menurun dari tahun ke tahun.
“Kita ingin setiap anak di Desa Katikan memiliki kesempatan tumbuh sehat dan cerdas. Itu tujuan utama kami dalam rembug hari ini,” tutupnya.
Rumini Astuti
Tim Redaksi