Ngawi, presstoday.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ngawi menggelar sosialisasi perizinan UMKM di Gedung Kesenian Pemkab Ngawi, 3–4 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan materi legalitas usaha, sensus ekonomi, PIRT, hingga sertifikasi halal untuk pelaku usaha mikro kecil menengah.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Ngawi, Kusumahadi Widjajanto mengatakan, kegiatan sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha terkait pentingnya legalitas sebagai pondasi pengembangan usaha.
“Legalitas usaha penting agar pelaku UMKM memiliki kepastian hukum serta membuka akses pembiayaan, pembinaan, hingga persyaratan perizinan lanjutan,” kata Kusumahadi.
Melalui kegiatan itu, DPMPTSP memfasilitasi pendaftaran legalitas dasar usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS-RBA.
Selain legalitas usaha, peserta juga menerima materi dari Badan Pusat Statistik (BPS) terkait sensus ekonomi UMKM untuk mendukung ketersediaan data usaha yang valid dan mutakhir.

Kusumahadi menjelaskan, data ekonomi UMKM dibutuhkan agar program pemerintah dapat lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan pelaku usaha.
“Pendataan ekonomi penting agar kebijakan, pembinaan, hingga bantuan usaha dapat disusun sesuai kondisi riil pelaku UMKM,” ujarnya.
Tak hanya itu, Dinas Kesehatan juga menyampaikan materi terkait Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) guna memastikan produk makanan dan minuman olahan memenuhi standar keamanan pangan serta layak dipasarkan.
Sementara materi sertifikasi halal dari Kementerian Agama bersama BPJPH diberikan agar pelaku usaha memahami proses pengajuan serta manfaat sertifikasi untuk memperluas pasar.
Ketua Galeri Serena yang berada di bawah naungan Dinas Koperasi dan UMKM, Elok Fauziatunisa mengatakan, materi dari berbagai instansi memberi manfaat langsung bagi pelaku usaha, mulai pendataan ekonomi, keamanan produk, hingga penguatan daya saing.
“Harapannya UMKM memiliki legalitas lengkap, produknya aman, memiliki sertifikasi yang dibutuhkan, serta mampu bersaing di pasar lebih luas,” pungkasnya.
Rumini Astuti
Tim Redaksi