DPRD Ngawi Serap Keluhan Petani soal Infrastruktur dan Pupuk

Ngawi, presstoday.id – Dua kelompok tani, Tani Makmur dan Tani Rahayu, Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, menyampaikan sejumlah persoalan pertanian kepada Anggota DPRD Ngawi Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Sri Saloko.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Jumat 19/12.

Keluhan utama yang disampaikan petani meliputi kondisi akses jalan menuju lahan pertanian yang rusak berat, keterbatasan pupuk, serta kebutuhan bantuan alat dan mesin pertanian.

Bambang Sri Saloko menjelaskan, kelompok tani yang berada di Dusun Ngadiluwih dan Ngadirejo mengelola lahan sawah padi dengan luasan mencapai sekitar 80 hektare.

Lahan tersebut memiliki potensi produksi yang cukup besar.

“Wilayah ini memiliki siklus tanam sepanjang tahun, sehingga potensi panen padi tergolong baik,” kata Bambang saat dikonfirmasi.

Meski demikian, potensi tersebut belum ditunjang infrastruktur yang memadai, terutama sarana transportasi hasil panen.

Kerusakan jalan menyebabkan aktivitas angkut hasil pertanian menjadi terhambat.

“Petani berharap adanya jalan usaha tani karena akses yang ada sekarang rusak dan belum tersentuh pembangunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat biaya produksi petani meningkat.

Selama ini, hasil panen harus diangkut menggunakan ojek bandang dengan ongkos yang lebih mahal akibat jalan berlumpur dan sulit dilalui.

“Kebutuhan jalan usaha tani diperkirakan sepanjang tiga kilometer. Usulan ini akan diperjuangkan agar bisa masuk pada anggaran tahun mendatang,” ungkapnya.

Selain infrastruktur, persoalan pupuk juga menjadi perhatian.

Petani mengeluhkan distribusi pupuk yang sering terlambat dan tidak sesuai dengan musim tanam.

Kekurangan pupuk jenis Phonska juga masih sering terjadi.

“Keluhan pupuk akan diteruskan ke organisasi perangkat daerah terkait agar bisa ditindaklanjuti,” tutupnya.

Aris Toha M
Tim Redaksi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*