Pelantikan 292 ASN di Ngawi: ASN Harus Paham Masalah dan Tuntas Menyelesaikannya

Ngawi, presstoday.id – Sebanyak 292 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, di Pendopo Wedya Graha, Senin 2/6. Mereka terdiri dari 243 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 49 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang meliputi 48 formasi teknis dan 1 tenaga kesehatan.

Saat ditemui di lokasi usai pelantikan, Bupati Ony menegaskan bahwa menjadi ASN bukan sekadar memperoleh status, tetapi mengemban amanah besar yang menuntut tanggung jawab serta kemampuan nyata dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Menjadi ASN bukan hanya soal status, tapi amanah. ASN harus menjadi pribadi yang mampu mencarikan solusi dan menjalankannya dengan baik. Tidak cukup hanya paham masalah, tapi harus mampu menyelesaikannya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam tubuh birokrasi. Menurutnya, ASN harus menjadi bagian dari tim yang solid, mampu bekerja sama lintas sektor, serta saling menguatkan demi pelayanan publik yang lebih baik.

“ASN tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh tim yang solid, saling menopang, dan bersama-sama mendorong kemajuan daerah,” kata Ony.

Masih di lokasi acara, Ony turut menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk menjaga eksistensi daerah ini sebagai lumbung pangan nasional. Ia menekankan pentingnya pendekatan pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Komitmen kita adalah menjadikan Ngawi tetap sebagai kabupaten lumbung pangan nasional, dengan pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Ini menjadi tugas bersama,” tandasnya.

Bupati Ony juga mengingatkan agar para ASN baru tidak menjadikan penempatan di Kabupaten Ngawi sebagai batu loncatan karier. Ia berharap para pegawai memberikan dedikasi penuh untuk daerah.

“Ketika sudah mantab jiwa dan raganya untuk Ngawi, niatannya harus benar-benar untuk pengabdian kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Ngawi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas BKPSDM Kabupaten Ngawi, Idham Karima, menambahkan bahwa proses seleksi hingga pelantikan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur. Ia berharap para ASN baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja.

“Kami berharap para ASN yang baru dilantik bisa cepat menyesuaikan diri, memahami sistem birokrasi dan etika kerja sebagai abdi negara. Integritas dan loyalitas sangat kami tekankan sejak awal,” tutupnya.

Wartawan: Aris Toha M
Editor: Tim Redaksi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*