Ngawi, presstoday.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ngawi terus mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur jalan dan jembatan tahun 2026. Sejumlah paket pekerjaan mencatat progres melampaui target, bahkan tiga di antaranya telah rampung 100 persen.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Ngawi, Muhammad Fauzi Amir Rahman, saat ditemui di kantornya, Kamis 23/7, menjelaskan capaian itu menunjukkan pekerjaan di lapangan berjalan lebih cepat dibanding jadwal yang telah ditetapkan.
“Mayoritas paket pekerjaan memiliki deviasi positif. Artinya progres fisik lebih cepat dari target sehingga penyelesaian proyek tetap berada di jalur yang direncanakan,” ujar Fauzi.
Data Dinas PUPR mencatat Rekonstruksi Jalan Kendung–Pojok membukukan deviasi progres 37,40 persen.
Disusul Pembangunan Jembatan Tungkulrejo sebesar 37,51 persen, Pemeliharaan Berkala Jalan Kayut–Widodaren 9,62 persen, Rekonstruksi Jalan Duwet–Gembol 7,20 persen, Rekonstruksi Jalan Tambakromo–Campurasri 5,82 persen, serta Pemeliharaan Berkala Jalan Randusongo–Majasem 2,48 persen.
Sementara itu, tiga paket pekerjaan telah rampung atau mencapai 100 persen, yakni Rekonstruksi Jalan Kandangan–Krawut, Pemeliharaan Berkala Jalan Keras–Kayut, dan Pemeliharaan Berkala Jalan Gendingan–Payak.
Fauzi menegaskan percepatan pekerjaan tidak mengurangi standar mutu. Seluruh proyek tetap diawasi secara berkala agar memenuhi spesifikasi teknis sebelum diserahterimakan.
“Kualitas konstruksi tetap menjadi prioritas. Pengawasan lapangan terus dilakukan agar setiap pekerjaan sesuai spesifikasi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelasnya.
Menurut Fauzi, percepatan pembangunan infrastruktur diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi hasil pertanian, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di berbagai sektor.
Dengan pengawasan yang konsisten, setiap proyek ditargetkan selesai tepat waktu, berkualitas, dan memberi manfaat nyata bagi warga Kabupaten Ngawi.
Chatur Maharani Putri
Tim Redaksi