Demi Efektivitas Program, Sidorejo Revisi APBDes dan RKP Desa Tahun 2025

Ngawi, presstoday.id — Pemdes Sidorejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) membahas Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Sidorejo dan dihadiri Camat Kendal, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga desa lainnya.

Musdesus ini memastikan perencanaan pembangunan desa berjalan tepat sasaran. Dua agenda yang dibahas yakni Perubahan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2025 dan Perubahan APBDes 2025 agar lebih menyesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat terkini.

Kepala Desa Sidorejo, Danang Pamungkas, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musdesus bertujuan menyesuaikan arah kebijakan pembangunan dengan dinamika dan prioritas baru di lapangan.

“Musdesus ini penting agar seluruh rencana dan anggaran desa menyesuaikan kondisi terkini, sehingga pembangunan tetap efektif dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Danang. Kamis 9/10.

Menurutnya, perubahan RKP Desa dilakukan untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan baru yang muncul sepanjang tahun berjalan.

Proses tersebut juga menjadi dasar dalam menyesuaikan kegiatan prioritas yang dianggap lebih mendesak atau memiliki dampak besar bagi kesejahteraan warga.

Lebih lanjut, Danang mengungkapkan bahwa perubahan APBDes 2025 bukan sekadar realokasi anggaran, melainkan langkah memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola keuangan desa.

“Seluruh perubahan dibahas secara terbuka dan disepakati bersama agar masyarakat mengetahui arah penggunaan Dana Desa secara jelas,” ungkapnya.

Dalam forum tersebut juga disepakati sejumlah prioritas pembangunan tahun 2025, antara lain peningkatan infrastruktur desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan sektor sosial dan lingkungan.

Danang menilai, program-program tersebut diarahkan agar pembangunan desa berjalan lebih merata dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam setiap proses perencanaan maupun evaluasi pembangunan desa.

“Pembangunan yang baik lahir dari keterbukaan dan kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat,” tegasnya.

Melalui Musdesus ini, Pemdes Sidorejo berharap hasil pembahasan dapat menjadi pijakan kuat bagi pelaksanaan program desa tahun 2025 yang lebih adaptif, transparan, dan berpihak pada kepentingan warga.

Rumini Astuti
Tim Redaksi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*