Ngawi, presstoday.id — Pelatihan Teras Pangan B2SA Tahap II digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur bersama DKPP Ngawi pada Kamis, 4/12, di Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kemampuan kelompok masyarakat menghadapi risiko kerentanan pangan.
Kepala Bidang Keamanan dan Disersifikasi Pangan DKPP Ngawi, Denny Apriyanto, mengatakan kegiatan menyasar kelompok warga yang aktif mengembangkan pangan rumah tangga.
“Program ini mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan pekarangan dan peningkatan kapasitas kelompok,” ujarnya.
Pelaksanaan serentak dilakukan 4 November 2025 di delapan titik, meliputi KWT dan kelompok tani di Jogorogo dan sekitarnya. Antusiasme peserta dinilai tinggi karena banyak warga ingin membangun pola pangan sehat dan berkelanjutan.
Materi pelatihan menekankan konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sebagai dasar pemenuhan gizi keluarga. Peserta juga diarahkan memproduksi sebagian kebutuhan pangan sendiri melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), mulai dari menanam sayur dan buah hingga teknik penyemaian dan perawatan organik.
foto: “Para peserta sesi foto bersama usai mengikuti materi B2SA.”
Selain itu, peserta dikenalkan budidaya ikan lele sebagai sumber protein hewani yang mudah dibudidayakan di rumah. Panduan pemeliharaan kolam terpal, manajemen pakan, dan penanganan penyakit sederhana turut disampaikan pendamping lapangan.
Materi budidaya lele mendapat sambutan positif karena dinilai praktis dan berpotensi menambah gizi sekaligus pendapatan keluarga.
Selama kegiatan, peserta aktif berdiskusi dan berkonsultasi mengenai berbagai kendala budidaya. Pemerintah provinsi dan kabupaten berharap pelatihan ini memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rumini Astuti
Tim Redaksi