Bakeu Ngawi Bekali Pengelola Keuangan OPD, Cegah Kesalahan Anggaran Gaji ASN

Ngawi, presstoday.id – Badan Keuangan (Bakeu) Kabupaten Ngawi memperkuat kemampuan pengelola keuangan daerah melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Anggaran Kas Gaji dan Tunjangan ASN di Hotel Nata Azana, Rabu 19/8.

Bimtek menyasar bendahara serta pejabat pengelola keuangan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Materi diarahkan agar penyusunan anggaran kas pegawai lebih akurat, tepat waktu, sekaligus mengurangi kesalahan proyeksi kebutuhan dana sepanjang tahun anggaran.

Sekretaris Bakeu Kabupaten Ngawi, Mulad Setyo Hadi, menyebut perencanaan kas menjadi bagian penting untuk memastikan ketersediaan dana bagi pembayaran gaji dan tunjangan ASN.

“Pengelola keuangan perlu memahami perencanaan kas secara detail agar kebutuhan gaji dan tunjangan bisa tersedia sesuai waktu pembayaran. Ketelitian dalam menghitung kebutuhan anggaran menjadi hal penting untuk mencegah kesalahan maupun keterlambatan,” ujar Mulad.

Menurut Mulad, OPD perlu mampu memetakan kebutuhan belanja pegawai setiap bulan, mulai gaji, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan hingga komponen pembayaran lain. Perencanaan itu menjadi dasar untuk menjaga arus kas daerah tetap seimbang.

Bimtek juga membekali bendahara pengeluaran dengan pemahaman regulasi serta pedoman teknis terbaru dari Kementerian Dalam Negeri terkait penatausahaan keuangan daerah.

Bakeu menilai ketepatan proyeksi kas berpengaruh terhadap kualitas pengelolaan APBD. Perencanaan yang terlalu besar berisiko menimbulkan idle cash, sedangkan proyeksi yang kurang dapat memicu kekurangan kas ketika kewajiban pembayaran harus dipenuhi.

“Targetnya bukan sekadar membuat dokumen anggaran kas, tetapi memastikan perencanaan sesuai kebutuhan. Jangan sampai kas menumpuk karena perhitungan berlebihan, namun juga jangan sampai kekurangan ketika kewajiban pembayaran jatuh tempo,” jelas Mulad.

Hasil perencanaan kas yang lebih tertib juga diharapkan mendukung penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang transparan dan akuntabel.

Dengan begitu, pengelolaan anggaran gaji dan tunjangan ASN tidak hanya berbicara soal memastikan pembayaran berjalan lancar.

Akurasi perhitungan, disiplin perencanaan, serta kemampuan menjaga keseimbangan kas menjadi ukuran penting tata kelola keuangan daerah.

Chatur Maharani Putri
Tim Redaksi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*