Yogyakarta, presstoday.id – Pemkab Ngawi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Penguatan Manajemen Karir ASN Berbasis Sistem Merit dan Manajemen Talenta”, yang berlangsung 14–16 Juli 2025 di Hotel Grand Keisha, Yogyakarta.
Kegiatan ini diikuti oleh 46 peserta yang merupakan pejabat pengelola kepegawaian dari setiap perangkat daerah di lingkungan Pemkab Ngawi. Bimtek ini bertujuan memperkuat sistem pengelolaan karir ASN yang lebih objektif, profesional, dan berorientasi pada kompetensi serta kinerja.
Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, dalam sambutannya saat membuka acara menyampaikan pentingnya implementasi sistem merit sebagai landasan dalam membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas.
“Manajemen karir ASN tidak boleh dilakukan secara asal-asalan atau berdasarkan kedekatan, melainkan harus berbasis pada prinsip merit—yakni kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Kita butuh ASN yang tidak hanya bekerja, tapi juga berkembang dan mampu memberi kontribusi maksimal,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa ASN harus aktif memperbarui data diri dan mengikuti pengembangan kompetensi agar sistem manajemen talenta dapat berjalan optimal.
“Ini penting sebagai referensi pimpinan dalam penempatan jabatan yang tepat. ASN kelas dunia hanya bisa terwujud jika kita serius menata SDM hari ini,” tambahnya.

foto: “Para peserta dari perangkat daerah lingkup Pemkab Ngawi saat mengikuti Bimbingan Teknis Penguatan Manajemen Karir ASN Berbasis Sistem Merit dan Manajemen Talenta yang digelar BKPSDM Ngawi di Hotel Grand Keisha Yogyakarta, Senin (14/7/2025).”
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Ngawi, Idham Karima, menyebut bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Ngawi dalam reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas SDM aparatur.
“Dengan sistem merit dan manajemen talenta yang kuat, kita bisa memastikan proses promosi dan mutasi jabatan berjalan transparan dan adil. ASN unggul harus dipersiapkan sejak sekarang untuk menduduki posisi strategis ke depan,” jelas Idham.
Bimtek ini menghadirkan narasumber nasional dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), yakni Dr. Herman, M.Si (Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN) dan Sri Gantini, S.Sos., M.AP (Direktur Jabatan ASN), serta tim teknis dari BKPSDM Ngawi.
Materi yang disampaikan meliputi kebijakan nasional tentang sistem merit, strategi manajemen talenta, serta praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan karir ASN.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi titik awal konsolidasi dan penyamaan persepsi seluruh perangkat daerah dalam menjalankan manajemen ASN yang modern, adaptif, dan akuntabel.
Peserta juga diminta untuk menyebarluaskan hasil bimtek kepada rekan sejawat di instansi masing-masing.
Rumini Astuti
Tim Redaksi