Ngawi, presstoday.id — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi menyelenggarakan monitoring dan evaluasi pengelolaan keuangan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan berlangsung di kantor Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan kecamatan se-Kabupaten Ngawi, mulai Senin hingga Sabtu, 28 Juli sampai 8 Agustus 2025.
Monitoring dan evaluasi dilaksanakan sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti 891 peserta yang terdiri dari unsur Korwil, kepala sekolah, bendahara, serta operator SD dan SMP negeri maupun swasta di Kabupaten Ngawi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi, Sumarsono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan.
“Evaluasi ini dilakukan untuk melihat kesesuaian pertanggungjawaban dan pelaporan keuangan BOSP Semester I Tahun Anggaran 2025 agar tetap transparan dan sesuai ketentuan,” kata Sumarsono, Senin 11/8.
Ia menambahkan, forum ini juga menjadi ruang koordinasi antar satuan pendidikan dalam menyampaikan perkembangan pelaporan keuangan sekaligus menyerap berbagai kendala di lapangan.
“Melalui pertemuan ini, diperoleh gambaran progres pelaporan, pembinaan pengelolaan dana, serta kesepakatan strategi agar pelaksanaan BOSP tahun 2025 berjalan lebih tertib dan tepat sasaran,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi serta Tim BOS Kabupaten Ngawi sebagai pengarah dan narasumber.
Dari hasil pelaksanaan, diperoleh rumusan penyelesaian terhadap permasalahan yang muncul maupun yang berpotensi terjadi dalam pengelolaan BOSP.
Monitoring dan evaluasi tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola keuangan pendidikan, sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Ngawi.
Aris Toha M
Tim Redaksi