DLH Ngawi Dorong Lomba Lingkungan Berseri Desa Dempel Jadi Gerakan Berkelanjutan

Ngawi, presstoday.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngawi mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Dempel, Kecamatan Geneng, mengajak warga menjaga kebersihan dan mempercantik lingkungan melalui lomba “Lingkungan Berseri” tingkat RT.

Program ini digelar untuk mendorong kepedulian warga terhadap kebersihan, pengelolaan sampah, penghijauan, serta fasilitas lingkungan.

Kegiatan juga menjadi bagian dari semangat gotong royong menyambut bulan kemerdekaan.

Kepala DLH Kabupaten Ngawi, Dodi Aprilasetia, menyebut lomba lingkungan bisa menjadi awal bagi desa lain untuk membangun tata kelola lingkungan yang lebih baik.

“DLH mengapresiasi adanya perlombaan Lingkungan Berseri di Desa Dempel. Semoga bisa menjadi embrio bagi desa-desa lain agar pengelolaan lingkungan semakin tertata dan lebih baik,” ujar Dodi. Jum’at 21/8.

Dodi berharap program ini tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi terus dilanjutkan sehingga kebiasaan menjaga lingkungan tumbuh dari masyarakat.

“Semoga program ini bisa berkesinambungan dan berkelanjutan. Kepedulian Desa Dempel terhadap lingkungan patut diapresiasi. Lingkungan yang asri dan indah menunjukkan masyarakatnya juga peduli terhadap tempat tinggalnya,” katanya.

Lomba mulai disosialisasikan sejak Juni 2026. Penilaian dilakukan dua tahap, yakni 21 Juli dan 19 Agustus 2026. Pemerintah Desa Dempel melibatkan tim dari luar desa untuk menjaga proses penilaian tetap independen dan netral.

Tim penilai terdiri dari Taufik Budi Prayogo, Kasi Trantib Kecamatan Geneng; Sri Nawangsari, petugas Puskesmas Geneng; serta Asnan, Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Geneng.

Penilaian mencakup enam aspek, yakni kebersihan umum, pengelolaan sampah, keindahan dan penghijauan, ketertiban serta fasilitas umum, partisipasi masyarakat, dan atribut HUT RI.

Lomba ini memperlihatkan bahwa pengelolaan lingkungan tidak hanya bergantung terhadap program pemerintah.

Keterlibatan warga menjadi penentu agar kebersihan, penghijauan, pengelolaan sampah, serta keindahan lingkungan bisa menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan berhenti setelah penilaian lomba selesai.

Chatur Maharani Putri
Tim Redaksi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*