Ngawi, presstoday.id – Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun 2026 di Kabupaten Ngawi menyasar 215 unit rumah yang tersebar di 43 desa dan 19 kecamatan.
Pengerjaan bantuan perbaikan rumah kini telah mencapai sekitar 30 persen.
Setiap penerima memperoleh anggaran Rp20 juta, dengan rincian Rp17,5 juta dialokasikan untuk kebutuhan material bangunan, sedangkan Rp2,5 juta digunakan sebagai biaya upah tukang.
Kepala Bidang Perumahan Rakyat Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Ngawi, Wahyudi Puruhita, mengatakan progres pekerjaan terus berjalan sesuai tahapan.
“Sekitar 30 persen sudah berjalan. Target dua bulan ke depan selesai,” kata Wahyudi, Rabu 3/6.
Program RTLH menyasar warga yang membutuhkan peningkatan kualitas hunian agar lebih layak, aman, dan nyaman ditempati.
Pemerintah daerah menargetkan seluruh pekerjaan rampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Rumini Astuti
Tim Redaksi