Ngawi, presstoday.id – Upaya peningkatan kapasitas aparatur pengawasan internal pemerintah terus dilakukan Inspektorat Kabupaten Ngawi. Salah satunya melalui partisipasi aktif dalam Diklat Penghitungan Kerugian Negara yang digelar Balai Diklat PKN BPK RI di Bali, 10-13 Juni 2025.
Inspektur Inspektorat Kabupaten Ngawi, Yulianto Kusprasetyo, menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh seluruh Inspektur Pembantu Khusus dan pejabat fungsional Inspektorat Pembantu Khusus.
“Tujuannya untuk memperkuat pemahaman teknis dan yuridis terkait proses penghitungan kerugian negara maupun daerah, mulai dari identifikasi, metode penghitungan yang tepat, hingga urgensi keterangan ahli dalam penyelesaian perkara hukum,” ujarnya.
Diklat ini dipandu langsung oleh fasilitator profesional dari BPK RI, yaitu Dessi Choirul Hidayah dan Ni Ketut Susilawati.
Keduanya dikenal sebagai praktisi berpengalaman dalam bidang audit dan pengawasan keuangan negara.
Salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut adalah simulasi sidang penyelesaian kerugian negara di hari terakhir.
Simulasi ini dirancang menyerupai kondisi nyata, sehingga peserta dapat mengasah kemampuan analitis dan argumentatif, khususnya dalam menjalankan peran sebagai Pemberi Keterangan Ahli dari unsur Inspektorat.
Menariknya, berdasarkan hasil evaluasi akhir, Inspektur Pembantu Khusus dan salah satu auditor Inspektorat Ngawi dinobatkan sebagai peserta terbaik.
Capaian tersebut mencerminkan dedikasi dan kapabilitas tinggi dalam menyerap materi serta penerapan praktik pengawasan.
Yulianto menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi representasi komitmen Inspektorat Ngawi dalam mendorong profesionalisme dan integritas APIP, sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Aris Toha M
Tim Redaksi