Laron Muncul Saat Menjelang Kemarau, Penutur Tradisi: Itu Tanda Alam

Ngawi, presstoday.id – Kemunculan laron secara tiba-tiba di sebagian wilayah Ngawi pada awal Mei ini menarik perhatian warga. Pasalnya, laron yang biasanya muncul pada awal musim penghujan justru terlihat bertebaran saat cuaca mulai panas dan tanda-tanda musim kemarau mulai tampak.

Menurut Penutur Tradisi Jawa, Imam J S, fenomena tersebut bukan sekadar kejadian alam biasa. Dalam pandangan budaya Jawa, laron yang keluar tidak pada waktunya bisa menjadi pertanda akan terjadinya perubahan besar.

“Kalau laron keluar tidak pada musimnya, itu bisa menjadi sasmita atau pertanda. Dalam budaya Jawa, itu sering dimaknai sebagai isyarat akan adanya perubahan besar dalam tatanan kehidupan, entah sosial, politik, atau bahkan spiritual,” ujar Imam kepada wartawan. Rabu 14/5.

Ia menambahkan, gejala alam yang muncul tidak sesuai siklus semestinya seringkali dianggap sebagai bentuk komunikasi halus dari semesta. Dalam filosofi Jawa, hal semacam itu patut direnungi, bukan diabaikan.

“Alam itu punya cara sendiri untuk berkomunikasi. Ketika ada yang muncul tidak sesuai kodrat waktunya, itu bukan sekadar anomali, tapi bisa jadi teguran halus agar kita lebih waspada dan mawas diri,” imbuhnya.

Sementara itu, beberapa warga mengaku heran dengan kemunculan laron tersebut. Mereka menyebut peristiwa itu jarang terjadi dan tak sesuai kebiasaan musim.

Fenomena alam seperti ini, menurut Imam, adalah pengingat agar manusia kembali menyelaraskan diri dengan alam dan menjaga keseimbangan kehidupan.

Wartawan: Aris Toha M

Editor: Tim Redaksi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*