PUPR Ngawi Catat Capaian Signifikan, Delapan Paket Infrastruktur Lampaui Target

Ngawi, presstoday.id – Pemkab Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) percepat pengerjaan sejumlah proyek jalan dan jembatan strategis tahun 2026. Hingga pertengahan tahun, mayoritas pekerjaan mencatat progres lebih cepat dibanding target perencanaan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Ngawi, Muhammad Fauzi Amir Rahman, menjelaskan percepatan terjadi di beberapa paket pekerjaan rekonstruksi jalan, pemeliharaan berkala, hingga pembangunan jembatan.

“Perkembangan pekerjaan cukup baik. Mayoritas paket mencatat deviasi positif, artinya realisasi lapangan lebih cepat dibanding jadwal yang telah ditetapkan,” kata Fauzi. Kamis 25/6.

Data Dinas PUPR Ngawi menunjukkan Rekonstruksi Jalan Kendung–Pojok mencatat deviasi progres tertinggi sebesar 62,05 persen.

Rekonstruksi Jalan Duwet–Gembol menyusul dengan deviasi 53,37 persen, sedangkan pembangunan Jembatan Tungkulrejo mencapai deviasi 43,92 persen.

Pemeliharaan Berkala Jalan Gendingan–Payak juga menunjukkan kinerja positif dengan deviasi 20,22 persen, disusul Jalan Kayut–Widodaren 16,55 persen, serta Jalan Randusongo–Majasem 12,08 persen.

Sementara itu, Rekonstruksi Jalan Kandangan–Krawut berhasil menuntaskan pekerjaan hingga 100 persen. Adapun Rekonstruksi Jalan Tambakromo–Campurasri mencatat deviasi 1,72 persen, sedangkan Pemeliharaan Berkala Jalan Keras–Kayut mencapai 2,87 persen.

Menurut Fauzi, percepatan pekerjaan menjadi langkah penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi.

“Infrastruktur jalan dan jembatan memiliki peran besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian utama meski progres berjalan lebih cepat dari target,” ujarnya.

Dinas PUPR Ngawi terus melakukan pengawasan lapangan agar seluruh pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis dan dapat selesai sesuai kontrak.

Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas desa, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Ngawi.

Rumini Astuti
Tim Redaksi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*