Solo, presstoday.id — Pemerintah Kabupaten Ngawi terus meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan daerah. Salah satu langkah konkretnya adalah penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dasar Perhitungan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Hotel Paragon, Solo, Kamis, 12/6.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Badan Keuangan Kabupaten Ngawi dan diikuti oleh perwakilan dari sejumlah perangkat daerah. Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto, bersama Kepala Badan Keuangan, Tri Pujo Handono.
Sekda Ngawi menegaskan bahwa pemahaman teknis mengenai perhitungan DAU sangat penting agar program pembangunan bisa tepat sasaran.
“Perangkat daerah harus menyusun anggaran berdasarkan data dan parameter yang jelas. Dengan pemahaman yang utuh terhadap formula DAU, kita dapat mengalokasikan anggaran secara lebih adil dan efisien,”ujar Sodiq.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Kabupaten Ngawi, Tri Pujo Handono, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas internal.
“Kami ingin setiap bidang memahami secara detail variabel perhitungan DAU, mulai dari data kependudukan hingga indikator fiskal. Ini sangat penting untuk mendukung perencanaan anggaran 2026,” jelas Tri Pujo.
Turut hadir dan mengikuti jalannya kegiatan secara aktif antara lain Kepala Bidang Perbendaharaan, Kepala Bidang Anggaran, dan Kepala Bidang Pendapatan dari Badan Keuangan Kabupaten Ngawi.
Untuk memperkuat materi, panitia menghadirkan narasumber dari instansi pusat, yaitu Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Badan Pusat Statistik (BPS).
Para peserta mendapatkan penjelasan teknis mengenai komponen dasar dalam penghitungan DAU, termasuk variabel jumlah penduduk, luas wilayah, dan kapasitas fiskal daerah.
Sesi diskusi berlangsung dinamis. Peserta dari berbagai perangkat daerah mengajukan pertanyaan seputar teknis penghitungan dan implikasi kebijakan, yang dijawab secara rinci oleh narasumber.
Bimtek ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman lintas sektor di lingkungan Pemkab Ngawi mengenai mekanisme penghitungan DAU, sehingga anggaran yang disusun pada tahun 2026 benar-benar berbasis data dan kebutuhan riil daerah.
Aris Toha M
Tim Redaksi