Sinergi Pemkab Ngawi dan Desa Dero Jaga Stabilitas Harga Lewat Operasi Pasar Mandiri

Ngawi, presstoday.id – Upaya Pemkab Ngawi menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok terus dilakukan. Melalui kolaborasi antara DPPTK, Dinas Kesehatan, dan Pemerintah Desa Dero, Operasi Pasar Mandiri kembali digelar di Lapangan Desa Dero, Kecamatan Bringin, Sabtu 8/11.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan bahan pokok murah, tetapi juga dirangkai dengan jalan sehat, bakti sosial, pelayanan kesehatan gratis, serta pembagian doorprize bagi warga. Seluruh rangkaian tersebut digelar sekaligus untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan peduli terhadap sesama.

Kepala Desa Dero, Ariyadi, mengatakan kegiatan tersebut memberi manfaat besar bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan warga desa.

“Kegiatan ini sangat membantu bagi pelaku UMKM dan warga Dero. Selain bisa mendapatkan sembako dengan harga terjangkau, masyarakat juga menikmati layanan kesehatan dan hiburan bersama,” ujar Ariyadi di lokasi kegiatan.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor antara Pemkab Ngawi, Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK), Dinas Kesehatan, serta Pemerintah Desa Dero menjadi langkah penting dalam memperkuat ekonomi dan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Sementara itu, Kepala DPPTK Kabupaten Ngawi, Kusumawati Nilam, menjelaskan bahwa Operasi Pasar Mandiri merupakan bentuk intervensi langsung pemerintah daerah untuk menjaga keseimbangan harga di pasaran.

“Operasi pasar ini digelar agar masyarakat lebih mudah mendapatkan bahan pokok dengan harga wajar. Selain membantu rumah tangga, kegiatan ini juga menjaga stabilitas harga di tingkat pedagang,” ujar Kusumawati Nilam.

Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara bergilir di berbagai kecamatan agar distribusi bahan pokok lebih merata dan tidak terjadi lonjakan harga di satu wilayah.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Lapangan Desa Dero dipadati pembeli yang memanfaatkan kesempatan membeli beras, gula, minyak goreng, cabai, dan bawang dengan harga di bawah pasar umum.

Kusumawati Nilam menilai, kegiatan ini juga mendorong peran pelaku UMKM dan koperasi lokal dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

“Produk yang dijual sebagian besar berasal dari pelaku usaha lokal, jadi manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Rumini Astuti
Tim Redaksi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*