BPBD Bentuk DESTANA di Ketanggung, Ketangguhan Warga Jadi Kunci Kurangi Risiko Bencana

Ngawi, presstoday.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi membentuk Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Desa Ketanggung, Kecamatan Sine, Rabu 1/7. Program ini menjadi langkah memperkuat kemampuan masyarakat menghadapi ancaman bencana melalui peningkatan kapasitas, kelembagaan, serta kesiapsiagaan hingga tingkat desa.

Desa Ketanggung dipilih karena memiliki potensi risiko bencana yang membutuhkan kesiapan masyarakat sejak dini. Melalui DESTANA, warga dibekali pengetahuan mengenai mitigasi, penanganan kondisi darurat, penyusunan rencana evakuasi, hingga koordinasi saat bencana terjadi.

Sekretaris BPBD Provinsi Jawa Timur, Andhika Nurrahmad Sudigda, menyebut, pengurangan risiko bencana tidak cukup mengandalkan pemerintah. Peran aktif masyarakat menjadi faktor penting agar dampak bencana dapat ditekan.

“Desa menjadi garda terdepan saat bencana terjadi. Ketika masyarakat memiliki pengetahuan dan sistem kesiapsiagaan yang baik, respons darurat akan berjalan lebih cepat dan lebih efektif,” ujar Andhika.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ngawi, Prila Yuda Putra, menjelaskan pembentukan DESTANA merupakan investasi jangka panjang untuk membangun desa yang mandiri dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

“DESTANA tidak berhenti setelah pembentukan. Masyarakat perlu terus meningkatkan kemampuan, memperkuat koordinasi, serta memahami langkah penyelamatan agar risiko korban dan kerugian dapat diminimalkan,” kata Prila Yuda.

Prila Yuda juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, aktif mengikuti kegiatan pengurangan risiko, serta menjaga kelestarian lingkungan. Kesadaran kolektif dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun desa yang tangguh.

Program DESTANA mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, relawan, perangkat desa, dan masyarakat.

Sinergi itu diharapkan mampu menciptakan sistem penanggulangan bencana yang lebih cepat, terukur, dan efektif saat kondisi darurat terjadi.

Pembentukan DESTANA di Desa Ketanggung menjadi bagian dari komitmen BPBD memperluas desa tangguh bencana di Kabupaten Ngawi.

Semakin banyak desa memiliki kapasitas menghadapi ancaman bencana, semakin besar pula peluang menekan risiko korban jiwa, kerusakan, serta kerugian ekonomi akibat bencana.

Fatkhul Mu’anam
Tim Redaksi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*